Frequently Asked Questions

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Situbondo

FAQ . SEPUTAR AKUN SILAO

*FAQ.1* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara registrasi akun di Silao?

  • Yang bisa mendaftar, hanya NIK Kepala Keluarga. Silahkan akses link di https://silao.situbondokab.go.id/, lalu klik *REGISTER*. Pastikan anda mengisi form registrasi dengan benar sesuai data KK. Pastikan juga *email dan nomor wa yang didaftarkan aktif*, karena sistem akan mengirim kode aktivasi. Untuk password anda buat sendiri dan pastikan anda mengingatnya karena saat login nanti, anda akan menggunakan password tersebut. Setelah itu, klik *SIGN UP*. Pada tahap ini, proses registrasi telah berhasil anda lakukan.

*FAQ.2* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara login akun di Silao?

  • Untuk login, Silahkan akses link di https://silao.situbondokab.go.id/, lalu klik *LOGIN*. Isikan NIK Kepala keluarga dan Password yang telah anda input saat melakukan registrasi. Setelah itu, klik *SIGN IN*. Pada tahap ini, proses login telah berhasil anda lakukan.

*FAQ.3* : Untuk pertanyaan, Mengapa Kode aktivasi tidak masuk di email/Wa?


*Jika alamat email sudah aktif namun kode aktivasi belum masuk*, ikuti langkah - langkah berikut :

  • Periksa email di kotak masuk dengan baris subjek "Kode Aktivasi SILAO".
  • Periksa folder Spam atau Email Massal. Email yang kami kirim mungkin tertangkap oleh filter email massal atau spam dalam sistem email Anda. Cari email dari SILAO dengan baris subjek "Kode Aktivasi SILAO".
  • Lakukan Kirim Ulang kode email dengan cara Login kembali menggunakan NIK dan password akun SILAO anda, kemudian kirim kembali Kode Aktivasi pada halaman Kode Aktivasi Email. Lakukan langkah 1 dan 2.
  • Masih belum menerima email? Kemungkinan email yang anda masukkan tidak valid. Silahkan melakukan perubahan alamat email.

*Jika Nomor WA sudah aktif namun kode aktivasi belum masuk*, ikuti langkah - langkah berikut :

  • Periksa kotak masuk WA anda, cek pesan dari PEVITA (Asisten Virtual Dispendukcapil).
  • Jika pesan tidak ditemukan, Lakukan Kirim Ulang kode aktivasi WA dengan cara Login kembali menggunakan NIK dan password akun SILAO anda, kemudian kirim kembali Kode Aktivasi pada halaman Kode Aktivasi WA. Lakukan langkah 1.
  • Masih belum menerima Kode Aktivasi? Kemungkinan Nomor WA yang anda masukkan tidak valid. Silahkan melakukan perubahan Nomor WA.

*FAQ.4* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara mengubah email/no.wa di Silao?

  • Untuk melakukan perubahan email atau Nomor WA, silahkan yang bersangkutan atau anggota keluarga dalam 1 KK (Tidak boleh diwakilkan/wajib datang sendiri) mendatangi Kantor Dispendukcapil Situbondo dengan membawa Fotocopy KTP dan mengisi Formulir Perubahan E-mail atau Nomor WA. Untuk formulir, anda bisa mendownload di https://silao.situbondokab.go.id/.

*FAQ.5* : Untuk pertanyaan, Kenapa berkas yang diupload tidak tersimpan?

  • Pastikan file yang anda unggah/upload berformat pdf dan size/ukuran file maksimal 2mb.

*FAQ.6* : Untuk pertanyaan, Bagaimana format swafoto yang benar untuk diupload di Silao?

  • Pemohon melakukan swafoto (foto selfi) *tanpa menggunakan masker* dengan memegang berkas KK/KTP. Untuk upload swafoto, pastikan file berformat pdf dan size/ukuran file maksimal 2mb.

*FAQ.7* : Untuk pertanyaan, Bagaimana jika saya lupa password akun Silao?

  • Untuk lupa password, Silahkan akses link di https://silao.situbondokab.go.id/, klik *LOGIN* terlebih dahulu. Setelah muncul form login, klik link *Lupa Password?*. Masukkan e-mail yang anda daftarkan saat registrasi, lalu klik *KIRIM VERIFIKASI*. Cek e-mail anda, jika tidak ada e-mail dari silao di inbox (kotak masuk), cek *spam* dan buka email dari silao, klik terlebih dahulu *report not spam* lalu cek kembali inbox. Buka email dari silao lalu klik link *klik reset password*. Anda akan diarahkan untuk mengisi password baru, silahkan isikan password baru anda dan klik *SIMPAN*. Silahkan login kembali dengan password baru anda.

*FAQ.8* : Untuk pertanyaan, Dimana saya bisa mendownload formulir yang dibutuhkan?

Untuk mendownload formulir yang anda butuhkan dalam pengurusan berkas administrasi kependudukan, silahkan :

  • Akses link di https://silao.situbondokab.go.id/. Anda bisa mendownload formulir yang anda butuhkan di *Formulir Pengajuan Berkas*. Atau
  • Bisa juga melalui link https://dispendukcapil.situbondokab.go.id/, klik menu *informasi* pilih *formulir*, anda bisa mendownload formulir yang anda butuhkan.

FAQ . DATA NIK / KK TIDAK ONLINE

*FAQ.9* : Untuk pertanyaan, Kenapa NIK saya tidak online/aktif di BPJS/Bank/Instansi lainnya?


Jika NIK tidak online, anda bisa melakukan :

  • Permohonan sinkronisasi data via online di website Silao dengan mengakses link https://silao.situbondokab.go.id/. Silahkan login lalu pilih menu *Sinkronisasi Data* lalu silahkan upload berkas yang diminta. Atau
  • Anda juga bisa menggunakan layanan Halo Dukcapil dengan melakukan panggilan hotline di nomor 1500-537, atau
  • Mengirim pesan/wa ke (081119024156/081119024157/ 081119024158) dengan format : #NIK(16 digitnomor)#Nama_Lengkap#NoKartuKeluarga#NoTelp#Alamat_Email#Permasalahan

*FAQ.10* : Untuk pertanyaan, Kenapa Data NIK dan KK tidak ditemukan saat daftar di SSCASN?

  • Untuk NIK dan KK yang tidak ditemukan saat mendaftar di SSCASN, silahkan menggunakan layanan helpdesk yang telah disediakan BKN, dengan mengakses link https://helpdesk-sscasn.bkn.go.id/nik_dan_kk

*FAQ.11* : Untuk pertanyaan, Kenapa Data terdaftar di Dapodik tapi tidak terdeteksi via SSCASN?

  • Untuk data dapodik yang tidak terdeteksi di website SSCASN, silahkan cek terlebih dahulu apakah NIK yang terdaftar di DAPODIK sudah sama saat mendaftar di SSCASN, dengan mengakses link https://info.gtk.kemdikbud.go.id/. Untuk perbaikan Nama, NIK dan tanggal lahir, silahkan menghubungi helpdesk yang disediakan di website tersebut.


FAQ . STATUS BERKAS SILAO

*FAQ.12* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara tahu status permohonan di Silao?

  • Untuk melihat berkas yang sudah kita daftarkan, anda bisa login terlebih dahulu di https://silao.situbondokab.go.id/, klik menu *Data Terdaftar* lalu pilih dokumen yang sebelumnya sudah anda daftarkan (Misalkan : pilih Kartu Keluarga, jika anda melakukan permohonan penerbitan kartu keluarga). Selanjutnya akan muncul Dashboard pengajuan. Silahkan cek kolom status untuk mengetahui status permohonan dokumen adminduk anda. Status permohonan juga akan dikirim secara otomatis oleh sistem ke nomor whatsapp yang anda daftarkan, baik permohonan dengan status *finish* maupun status *pending*.

*FAQ.13* : Untuk pertanyaan, Bagaimana jika status berkas saya Pending?


Jika status permohonan *Pending*, anda perlu melakukan perbaikan berkas yang telah anda upload di Silao. Untuk melakukan perbaikan, anda bisa :

  • Login terlebih dahulu, lalu klik *Data Terdaftar* dan pilih permohonan anda.
  • Pada Dashboard pengajuan, cek *kolom aksi*, pilih :
    Klik icon kaca pembesar, untuk mengetahui berkas apa yang tidak valid. Cek juga keterangan dari operator sebagai panduan untuk anda melakukan perbaikan
    Lalu klik icon pena/edit, untuk melakukan perbaikan berkas sesuai keterangan yang telah diberikan oleh operator

*FAQ.14* : Untuk pertanyaan, Bagaimana jika status berkas saya Ditolak??

  • Untuk data dapodik yang tidak terdeteksi di website SSCASN, silahkan cek terlebih dahulu apakah NIK yang terdaftar di DAPODIK sudah sama saat mendaftar di SSCASN, dengan mengakses link https://info.gtk.kemdikbud.go.id/. Untuk perbaikan Nama, NIK dan tanggal lahir, silahkan menghubungi helpdesk yang disediakan di website tersebut.


FAQ . SEPUTAR DOKUMEN ADMINDUK

*FAQ.15* : Untuk pertanyaan, Berapa lama proses penyelesaian dokumen administrasi kependudukan?

  • Jika dokumen permohonan lengkap dan kondisi JARKOMDAT tidak terkendala, proses penyelesaian dokumen administrasi kependudukan 2 (dua) hari.

*FAQ.16* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara mengurus NIK KTP dan NIK KK yang tidak sama?

  • Untuk NIK KTP dan NIK di KK yang tidak sama, anda bisa langsung mendatangi dispendukcapil dengan membawa KTP, KK dan dokumen lainnya yang anda miliki (misalnya akta lahir, ijazah dan lainnya).

*FAQ.17* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara mengubah nama/data lainnya di KK/KTP?


Untuk mengubah nama/data lainnya, anda bisa :

  • Mengupdate data KK terlebih dahulu. Proses permohonan via online dengan mengakses https://silao.situbondokab.go.id/. Pastikan anda sudah melakukan registrasi, setelah itu silahkan login. Selanjutnya silahkan pilih menu layanan *Kartu Keluarga*, upload persyaratan yang dibutuhkan. Untuk memperbaiki data KK, anda perlu mengisi formulir perubahan elemen yang bisa anda download di Silao. Isi formulir tersebut dengan benar, dan upload juga berkas yang menjadi dasar perubahan.
  • Setelah data KK selesai diupdate/diperbaiki, anda tinggal mencetak KTP agar sesuai dengan data KK anda. Proses bisa dilakukan di Silao, dengan memilih menu *KTP-el*. Silahkan upload berkas sesuai persyaratan.
  • Selanjutnya anda dapat melakukan sinkronisasi data agar data yang anda perbaiki update/online, dengan memilih menu *Sinkronisasi Data* di Silao. Silahkan upload berkas sesuai persyaratan.

*FAQ.18* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara cetak KTP luar daerah?


Untuk pencetakan KTP luar daerah, silahkan anda langsung datang ke dispendukcapil dengan membawa :

  • Kartu Keluarga dan;
  • KTP (Jika pencetakan karena KTP rusak) atau;
  • Surat kehilangan (Jika pencetakan KTP karena hilang).

*FAQ.19* : Untuk pertanyaan, Bagaimana mengurus data kosong?


Untuk data kosong, silahkan anda langsung datang ke dispendukcapil dengan membawa :

  • Kartu keluarga dari desa/kelurahan
  • Fotocopy surat nikah/ijazah/akta kelahiran dan lain-lain
  • Mengisi formulir data kosong bermaterai Rp.10.000

*FAQ.20* : Untuk pertanyaan, Bagaimana cara legalisir dokumen kependudukan?

  • Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 104 Tahun 2019 tanggal 16 Desember 2019 tentang Pendokumentasian Administrasi Kependudukan pada pasal 29 ayat (6) yang berbunyi *“Dalam Hal Dokumen Kependudukan dengan Format Digital dan sudah ditanda tangani secara elektronik dan KTP-el tidak memerlukan pelayanan legalisir”*. Dokumen kependudukan yang masih ditanda tangani secara manual perlu dilakukan legalisir, dengan langsung mendatangi dispendukcapil dan membawa berkas yang akan dilegalisir.